^^Advertise banner^^


Monday, 4/28/2014
11535,00 - 11585,00
 
on 07:20
WIB
(ID Time)

 

 

  LATEST NEWS

Montreal up 4.2pc to 1.4 million TE ...
Antwerp box volume up 4.7pc to 8.9 ...
Savannah 2014 volume up 10.2pc to 3 ...
Maersk McKinney Moller loads a reco ...
CMA CGM to start academy to instil ...
Old Oakland army base forges rail l ...
2015 containership fleet to increas ...
Cosco Group declares 2014 profit af ...

  ISG NEWS

TPKS Officially operates the Integr ...
DNV GL Certification helps Hapag-Ll ...
Near-record Container Shipments fro ...
Malacca Strait Rampant with Pirates ...
PSA Container Throughput Performanc ...

September 7 2011
Tambahan Peralatan Bongkar Muat Untuk Pelabuhan Palembang Sudah Tidak Bisa Ditawar Lagi

Selain mengupayakan perbaikan dan perluasan Pelabuhan Palembang, manajemen Pelindo II Cabang Palembang juga mendatangkan peralatan bongkar muat, berupa 1 unit QCC (Quay Container Crane), 4 unit RMGC (Rail Mounted Gantry Crane) kapasitas 35 - 40 ton, 4 unit gantry jib crane, 4 unit Head truck, 4 unit chassis, 1 unit mobile crane dan 1 unit side loader.
Secara eksklusif, ISG berkesempatan menyaksikan kedatangan QCC yang datang dari China (12 Agustus) dan tiba di Ambang Luar Sungai Musi (25 Agustus), kurang lebih 92 km dari Pelabuhan Palembang. Kapal khusus milik Cosco Logistic bernama Yuan Jing mengangkut 3 unit QCC yang dipesan Pelindo II, masing-masing untuk Pelabuhan Palembang, Panjang, dan Pontianak.
Selanjutnya, setelah 1 unit QCC itu mulai Roll Off di dermaga terminal petikemas Palembang, nantinya QCC itu akan dilakukan ujicoba dan siap beroperasi pada Oktober 2011.
Menurut General Manager Pelindo II Cabang Palembang, Andi Isnovandiono, saat ini Terminal Kontainer Palembang memiliki 1 Crane Container dan 1 Mobile Crane. Crane Container jenis Single Lift, yang hanya mampu mengangkat 1 kontainer, merupakan relokasi dari Pelabuhan Tanjung Priok, buatan Jepang tahun 1971, dengan SWL (Safety Weight Loading) 31 ton. Sedangkan QCC yang baru datang dari China, merupakan jenis twin lift, mampu mengangkat double container, dengan SWL 61 ton.
“Memang penambahan peralatan bongkar muat di pelabuhan sudah tidak bisa ditawar lagi untuk penanganan bongkar muat petikemas. Diperkirakan sampai dengan Nopember 2011 ini arus petikemas melalui Palembang mencapai 100 Ribu TEUs lebih,” tutur Andi.
Selain itu, penambahan peralatan bongkar muat berikutnya akan dilaksanakan secara bertahap di pelabuhan, seperti peralatan 4 unit RGMC dan 4 unit Gantry Jib Crane, yang akan melengkapi terminal petikemas dan terminal konvensional.
Berdasarkan data yang dihimpun Indonesia Shipping Gazette, Sebanyak 13 unit alat bongkar muat yang dipesan oleh PT Pelindo II di Nanjing Port Machinery Plant, perusahaan perakit crane di China, siap dikirim ke Indonesia.
PT Pelindo II sendiri memesan crane jenis Gentry Jiep Crane 10 unit dan Fix Jiep Crane sebanyak 3 unit di perusahaan ini sebanyak unit dan akan dikirim secara bertahap hingga 2012.(ayos)